Showing posts with label tauhid. Show all posts
Showing posts with label tauhid. Show all posts

Tuesday, January 31, 2023

Tauhid memecah belah manusia?

Adakah tauhid memecah belah manusia?

Jawapannya ialah betul kerana ia membedakan antara golongan musyrik dan orang Islam.

Apakah isi kandungan kitab tauhid karangan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahmatullah alaihi? Adakah ia kitab sesat yang mengkafirkan ummah Islam? 

✍️Kitab tauhid karya Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahmatullah alaihi datang dengan dalil-dalil yang menerangkan tentang perkara yang dapat membatalkan tauhid dan atau perkara yang mengurangi kesempurnaan tauhid atau bahkan membatalkannya dan mengeluarkan dari agama Islam dengan serta merta bagi seorang Muslim.

✍️ Pengkafiran (takfir) yang ada dalam kitab beliau ialah takfir mujmal (pengkafiran secara umum kepada tindakan yang dilakukan oleh seseorang bukan secara pribadi (takfir mu'ayyan) kepada individu tertentu.

✍️ Dengan kata lain penulis datang dengan kaidah-kaidah global yang menjadi rambu-rambu peraturan akidah menurut syariat Islam. 

Semoga Allah Ta'ala sentiasa meluruskan tauhid kita semua dan menjauhkan diri kita dari perkara yang dapat membatalkannya serta semoga kita sentiasa berlaku adil. 

Sunday, February 3, 2019

Ilmu Ekonomi dan Tauhid

Ketika Amirul Mu’minin Umar bin khattab radhiallahu anhu mengangkat Amr bin Ash radhiallahu anhu sebagai gubernur Mesir. Suatu ketika Amr bin Ash radhiallahu anhu menghadapi permasalahan krusial (krisis) dimana air sungai Nil mengering sehingga otomatis sendi-sendi ekonomi tiba-tiba terputus. Lalu beliau menanyakan kepada orang-orang Kristen Koptik (penduduk asli Mesir) kenapa hal tersebut terjadi, lalu orang Koptik menjawab hal ini biasa terjadi setiap tahun namun biasanya sungai nil minta tumbal, kalau kami biasanya memberikan sembelihan seperti kerbau dan lain-lain, yang sangat berpengaruh bagi sungai nil dan langsung mengalir ialah ketika tumbalnya adalah anak gadis.

Amr bin Ash radhiallahu anhu menganggap hal ini tidak normal. Beliau kemudian mengirim surat kepada Umar bin khattab radhiallahu anhu sebagai seorang khalifah penanggung jawab urusan kaum muslimin. Seketika itu Umar langsung langsung membala dengan menulis surat dan meminta agar surat tersebut dibacakan kepada sungai nil, yang berisi; 

wahai sungai nil seandainya engkau mengalir karena kami butuh kepadamu maka janganlah mengalir sampai hari kiamat namun jika engkau mengalir karena qudrat dan iradat (kehendak) Allah maka mengalirlah”. 



Maka semenjak saat itu sungai nil mengalir seterusnya bahkan tidak pernah kering lagi.

Pelajaran Penting



  • Bertawakal kepada Allah Ta’ala dalam segala urusan baik dalam urusan perekonomian, jangan serahkan urusan kepada makhluk.
  • Jangan lakukan kesyirikan ketika mengalami permasalahan, kembalikan semua kepada Allah Ta’ala.
  • Allah Maha Besar dan Allah Maha Ada Maha memberi jalan keluar segala permasalahan yang kita alami.
  • Dengan mentauhidkan Allah maka niscaya Allah akan memberikan jalan keluar atas segala permasalahan.
  • Ketika mengalami permasalahan baik dalam skala makro (kenegaraan) pun jangan langsung serahkan permasalahan kepada manusia namun kembalikanlah kepada Allah Ta’ala.
  • Semoga Allah Ta’ala menjauhkan kita dari kesyirikan dan menjadikan negeri-negeri kaum muslimin baladatun thoyyibatun muwahhidun
    Maraji’ Dars Fiqh Doa dan Dzikir oleh Al Ustadz Dr. Dasman Yahya Ma’ali, Lc. MA. Hafizhahullah